Hadiri Dialog Kebangsaan Persekutuan Gereja,Kapolda KalBar Ajak Masyarakat Rawat Kedamaian Dan Kerukunan Yang Sudah Ada

 Sonora Pontianak,  19-03-2019 13:04:38

  

SNR – Pontianak , Kapolda Kalimantan Barat Irjen pol Didi Haryono mengajak semua lapisan masyarakat untuk merawat kedamaian, keamanan dan kerukunan yang selama ini sudah tercipta di provinsi Kalimantan Barat ini.

Kapolda mengatakan kalimantan Barat memiliki 17 keberangaman etnis yang didominasi tiga etnis besar.
hal tersebut di katakannya saat menghadiri dialog kebangsaan persekutuan Gereja – Gereja Indonesia wilayah KalBar.

“Indonesia merupupakan bangsa yang besar menopang semua perbedaan baik suku, agama dan ras, satu diantaranaya Kalbar yang memiliki 17 keberagaman etnis, yang didominasi oleh tiga etnis besar yaitu Tidayu (Tionghoa, Dayak dan Melayu),”

Menurutnya keberagaman yang dimiliki adalah sumber kekayaan terbesar Kalbar dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Didi Haryono menerangkan Dalam kehidupan bermasyarakat , harus tahu pentingnya wawasan kebangsaan yaitu cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural dan tidak hanya bernuansa struktural mengandung satu kesatuan ideologi, politik, sosial budaya, ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan,” Terangnya.

Dalam Penyelenggaraan Pemilu atau pesta demokrasi tentunya pesta yang harus menjadi suatu konsep suka cita bukan menjadi suatu permasalahan.

Dia menyebutkan bahawa pesta merupakan ajang silaturahami, begitu juga pesta demokrasi.

“Namun layaknya pesta, maka Pemilu merupakan ajang kita bersilaturahim, bertemu dan bersama-sama menyemarakkan, kesemua itu adalah bertujuan untuk pembangunan bangsa yang lebih baik,” sebutnya.

Institusi kepolisian mengambil peran penting dalam penyelenggaraan pemilu , sebagai intrumen